Bagaimana Memperkirakan Tenaga Kerja yang Dibutuhkan untuk Membangun Produk

Dalam kategori tenaga kerja, ada tenaga kerja langsung dan tenaga kerja tidak langsung. Tenaga kerja langsung masuk langsung ke produk, sedangkan tenaga kerja tidak langsung berkontribusi pada kebutuhan tenaga kerja perusahaan secara keseluruhan. Memperkirakan tenaga kerja langsung untuk membangun produk mengharuskan pemilik usaha kecil untuk memecah kategori tenaga kerja menjadi dua komponen utama: Teknik dan manufaktur. Buruh teknik adalah orang yang merancang dan menguji, dan buruh manufaktur adalah orang yang membuat produk. Mengidentifikasi komponen biaya tenaga kerja dengan benar meningkatkan keuntungan pemilik usaha kecil dengan membuat perkiraan proyek lebih akurat, memungkinkan perencanaan dan akuntansi yang lebih baik.

1

Analisis produk atau proyek untuk menentukan persentase tenaga kerja teknik versus produksi yang dibutuhkan. Misalnya, Perusahaan ABC sedang bersiap untuk meluncurkan panel surya baru. Pemilik usaha kecil menentukan bahwa tenaga kerja teknik akan menjadi 10 persen dan tenaga kerja produksi 90 persen. Rekayasa berlangsung hanya dalam waktu singkat dibandingkan dengan kebutuhan tenaga kerja yang sedang berlangsung untuk terus memproduksi panel surya.

2

Uraikan persyaratan tenaga kerja teknik menjadi kategori yang lebih kecil. Melanjutkan contoh, tenaga kerja rekayasa panel surya akan terdiri dari penelitian, desain, dan pengembangan metode manufaktur yang terkait dengan panel surya.

3

Tetapkan perkiraan per jam untuk setiap komponen kecil dari tenaga kerja teknik. Ini adalah kunci estimasi, memecah tugas menjadi istilah yang dapat dipahami. Sebagai contoh, penelitian akan memakan waktu 800 jam kerja, desain, 200 jam kerja, dan pengembangan manufaktur, 150 jam.

4

Pisahkan tenaga kerja produksi ke dalam kategori yang lebih kecil. Memproduksi panel surya membutuhkan fabrikasi, perakitan, dan kontrol kualitas.

5

Tetapkan jumlah per jam untuk setiap subkategori dalam tenaga kerja produksi. Untuk setiap fabrikasi panel surya, ada empat jam fabrikasi, dua jam perakitan dan satu jam kontrol kualitas.

6

Tentukan lamanya produksi berjalan. Perusahaan ABC bermaksud untuk memproduksi 30.000 panel surya untuk tahun mendatang.

7

Tambahkan jam kerja di setiap subkategori teknik untuk mendapatkan perkiraan tenaga kerja. Untuk sisi produksi, tambahkan jumlah jam produksi dan kalikan jumlahnya dengan jumlah produk yang diharapkan. Rekayasa panel surya membutuhkan 1.150 jam kerja. Memproduksi setiap panel surya membutuhkan tujuh jam; kalikan dengan 30.000 untuk mendapatkan 210.000 jam kerja untuk tahun tersebut.

8

Tambahkan jumlah total jam kerja untuk teknik dan produksi guna mendapatkan perkiraan akhir tentang tenaga kerja yang dibutuhkan untuk membuat produk. Jam rekayasa 1.150 ditambah jam produksi 210.000 sama dengan 211.150 total jam kerja yang diperkirakan untuk produk ini.